Hak Allah ta’ala atas hamba-Nya (bagian pertama)
Pertanyaan pertama, Mengapa Allah ta’ala menciptakan kita?
Allah ta'ala menciptakan kita untuk agar kita beribadah kepadanya dan tidak berbuat syirik kepadanya dengan apapun. Adapun dalilnya adalah firman Allah di surat adz-dzariyat ayat 56,
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."
Dan sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam
"Hak Allah atas hamba-Nya adalah agar kita beribadah kepadanya, dan tidak berbuat syirik kepadanya dengan sesuatu apapun" (Muttafaqun Alaih)
Pertanyaan kedua, Apa yang dimaksud dengan ibadah?
Ibadah adalah setiap hal yang dicintai oleh Allah dari ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan. seperti doa, sholat, menyembelih dan sebagainya. Allah ta'ala berfirman di surat al-An'am ayat 162,
قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
"Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam."
nusuki, artinya menyembelih binatang
Dan dalam sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam dalam firman-Nya,
"Dan tidaklah seorang hamba bertaqorrub -mendekatkan diri- kepadaku dengan sesuatu yang lebih aku cintai melebihi ketika ia bertaqorrub dengan hal-hal yang sudah aku wajibkan" (Hadist Qudsi, Diriwayatkan oleh al-Bukhari)
Pertanyaan ketiga, bagaimana cara kita beribadah kepada Allah?
Cara kita beribadah kepada Allah adalah dengan mengamalkan sebagaimana yang telah diperintahkan Allah dan Rasul-Nya Shallallahu 'alaihi wa salam. Allah ta'ala berfirman dalam surat Muhammad ayat 33,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوٓا۟ أَعْمَٰلَكُمْ
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu."Dan juga sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam,
"Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada dalam hal yang kami perintahkan, maka amalannya akan tertolak (tidak diterima -tidak berpahala) (HR. Muslim)
Wallahu A'lam Bishowab

Komentar
Posting Komentar