Stres?

suorce: pexels.com


beberapa tips menghadapinya 


Bismillah was sholatu wassalamu ‘alaa rasulillah,

Stres dengan semua sebab yang mengiringinya sudah. Menjadi hal yang sangat umum di keseharian kita.

Walaupun terlihat sepele, namun akibatnya bisa sangat fatal. Karena memang, stres merupakan faktor terbesar mereka yang melakukan bunuh diri. lantas apakah bunuh diri menjadi solusi? nyatanya tidak. Karena bunuh diri hanya akan menimbulkan banyak masalah yang lain di dunia bagi keluarga orang tersebut. Dan juga azab akan menanti pelakunya di akhirat.

Terlebih lagi di waktu yang serba tidak menentu seperti sekarang ini. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan. Apa saja itu?


MELAKUKAN AKTIVITAS YANG BERMANFAAT
Orang yang stres, kebanyakan waktunya hanya terbuang untuk hal-hal yang sia-sia. oleh karena itu, dengan melakukan hal yang bermanfaat akan menjadikannya lupa akan masalah yang ia alami. Dan salah satu kegiatan terbaik yang dapat kita lakukan untuk menghilangkan stres adalah dengan menuntut ilmu. Kenapa? karena menuntut ilmu tidak hanya akan menghilangkan stres, akan tetapi juga dapat memperluas wawasan kita, menambah teman, dan seabrek manfaat lain yang dapat kita peroleh.

MENELADANI PARA RASUL DAN ORANG SOLEH
Para rasul dan orang saleh adalah golongan yang paling berat cobaan-nya di dunia. Karena seorang hamba akan di uji sesuai dengan kadar ke-imannya kepada Allah Ta’ala. Dan itu merupakan salah satu bukti dari cinta Allah Ta’ala kepada hamba-Nya. Maka meneladani mereka adalah hal terbaik yang dapat kita lakukan.

SELALU MENGINGAT KEMATIAN
Senada dengan yang telah Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wassalam- nasihatkan:
Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu [Shahih Al Jami’ush Shaghir, no. 1.222; Shahih At Targhib, no. 3.333]

MEMAHAMI HAKEKAT KEHIDUPAN
Hakekat kehidupan seorang muslim di dunia adalah bagaikan berada di dalam penjara. Selain itu, hakekat segala hal di dunia ini adalah sementara, dan suatu saat pasti akan berakhir. Oleh karena itu, dengan memahami hakekat tersebut, akan memudahkan kita menyadari bahwa masalah tersebut akan terselesaikan. dengan izin Allah Ta’ala tentunya.

MENSYUKURI NIKMAT YANG TELAH ALLAH BERIKAN
Sudahkah kita menyadari? Bahwa segala hal yang kita rasakan di dunia ini adalah nikmat dari Allah Ta’ala, Dzat Yang Maha Pemurah, Apa-pun bentuknya.mulai dari napas yang tiada hentinya kita hirup dengan gratis, kesehatan yang sedang kita rasakan, dan tentunya nikmat islam dan iman yang merupakan nikmat terbesar yang telah Allah berikan kepada kita. So, dengan mensyukuri nikmat-nikmat tersebut, akan membantu kita menganggap setiap masalah yang sedang kita hadapi hanyalah duri kecil diantara nikmat-nikmat Allah Ta’ala yang tak terhitung.

MENTADABBURI KITABULLAH
Allah taala mensifati alquran sebagai roh. Allah Ta’ala berfirman:
Dan demikianlah kami mewahyukan kepadamu (Muhammad) roh (Alquran) dengan perintah kami” (TQS: as-Syura:52).

Mengapa Allah Ta’ala menyifati alquran dengan ruh? Karena al-quran dapat menghidupkan hati yang telah mati. Oleh karena itu, tidak ada hati yang lalai dari al-quran kecuali hati yang telah mati ataupun terserang penyakit. Makanya, banyak kaum salaf yang menimbang barometer keimanan seseorang dengan intensitas dia dalam mentadabburi al-quran.

Selain itu, Allah Ta’ala berfirman:
“katakanlah (muhammad):” alquran itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman” (Fussilat:44).

Kita bisa menarik kesimpulan dari ayat tersebut, bahwa sebenarnya alquran itu akan menjadi obat bagi setiap penyakit yang kita alami. Dengan syarat kita harus beriman kepada alquran dan apa saja yang telah Allah taala sampaikan di dalamnya.

TAWAKAL DAN MENYERAHKAN SEGALA URUSAN KEPADA ALLAH
Tidak ada solusi yang lebih baik bagi setiap problematika yang seorang hamba alami, dari pada tawakal dan menyerahkan semua urusan kita kepada Allah Ta’ala.

Mengapa demikian? Karena jika kita telah menyerahkan semua urusan kita kepada Allah. Berarti kita telah menyerahkan urusan kita kepada Dzat Yang Maha Kuasa untuk menentukan alur setiap kejadian yang ada di alam raya ini. Dan wajib bagi kita sebagai seorang muslim untuk meyakini bahwa Allah Ta’ala lebih mengetahui hal terbaik bagi hambanya. Maka, tidak patut bagi kita untuk mengingkari bahwa Allah Ta’ala lebih mengetahui kebutuhan makhluk, melebihi pengetahuan makhluk itu sendiri. Oleh karena itu, dengan meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa Allah Ta’ala Maha Kuasa dan Maha Mengetahui segala sesuatu, akan menjadikan hidup seorang hamba selalu berada di dalam ketenangan, kebahagiaan, dan pastinya akan membantunya untuk mempertebal keimanan-nya kepada Allah.

Bahkan, Allah taala telah menjanjikan bagi siapa saja yang mau bertawakal kepadanya dengan kecukupan. Allah Ta’ala berfirman:
“barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupinya” (At-thalaq:03)

Mari kita memohon kepada Allah Ta’ala agar berkenan memasukkan kita ke dalam orang-orang yang bertawakal, karena begitu banyak sekali manfaat yang dapat kita petik. Bahkan nabi pernah menceritakan kepada umatnya, suatu golongan yang akan memasuki surga tanpa hisab dan azab. Dan salah satu sifat mereka adalah hanya kepada Allah Ta’ala mereka bertawakal. Wabillahi at-taufiq.

so, inilah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk melawan stres yang sesekali datang, semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiga Keyakinan Terhadap Allah

Empat Kewajiban Setiap Muslim

Haruskah Lockdown?